Sedangkan industri akan melakukan intervensi minimal meliputi penyelarasan kurikulum, penyediaan praktisi industri, dan penguatan sarana prasarana untuk teaching factory," tutur Wikan. Model kemitraan pelaksanaan program SMK PK Skema Pemadanan Dukungan dapat dimanfaatkan untuk mengatasi tantangan industri dalam hal pemenuhan talenta WorkshopPenyelarasan Kurikulum Operasional Sekolah terjadwal berlangsung selama 3 hari, yakni tanggal 11 - 13 Ooktober 2021 di Aula SMK Negeri 2 Pangkalpinang. Harapan dengan dilaksanakannya workshop ini dapat menyempurnakan keselarasan kurikulum di sekolah dengan IDUKA, agar proses pembelajaran kedepan dapat relevan dengan industri. Foto Humas Disdik. BANDA ACEH - Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh terus berupaya menyesuaikan kurikulum (link and match), antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan kebutuhan Industri Dunia Usaha dan Dunia Kerja (IDUKA) yang meliputi kompetensi dan budaya kerja yang berlaku di IDUKA. Itu sebabnya, Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) yang Denganmembuat program penyelarasan Kurikulum. Di mana kedua tim kurikulum SMK dengan pihak manajemen Hotel Lombok Astoria intens berkomunikasi untuk menyusun kurikulum yang sesuai dengan standar industri perhotelan. Dalam hal pihaknya melibatkan dua kompetensi keahlian, yakni perhotelan dan tata boga. Di samping kelas industri, pihaknya juga SekolahMengengah Kejuruan (SMK) tidak mungkin bisa menjadi Sekolah Vokasi Unggulan jika tidak bekerjasama dengan Industri dan Dunia Kerja ().Sekolah yang mengabaikan keterlibatan IDUKA, hanya akan menjadi SMK yang bersifat akademis, tidak memiliki kemampuan untuk memperlengkapi siswa agar terampil dan berdaya guna di dunia kerja.. Sebagaimana tujuan utama didirikannya SMK adalah menghasilkan Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd. JAKARTA – Pendidikan vokasi disebut memiliki posisi strategis karena mendedikasikan upaya memastikan lulusannya memiliki kompetensi yang sesuai dengan perubahan zaman dan kebutuhan di dunia kerja. Di samping itu, kerja sama antara industri dengan satuan pendidian vokasi juga dinilai penting dalam memastikan pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia SDM yang berkualitas. “Ditjen Pendidikan Vokasi telah menetapkan berbagai kebijakan untuk memastikan terwujudnya relevansi yang kuat antara satuan pendidikan vokasi dengan dunia usaha dunia industri," ujar Plt Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri Mitras DUDI Kemendikbudristek, Saryadi, dalam siaran pers, Sabtu 14/1/2022. Di dalam hal itu, kata Saryadi, termasuk upaya untuk mewujudkan relevansi yang kuat antara sekolah menengah kejuruan SMK dengan dunia usaha dunia industri melalui Program SMK Pusat Keunggulan PK. Dia menyampaikan, program tersebut merupakan upaya untuk membangun SMK dengan kualitas dan kinerja optimal sehingga menghasilkan lulusan yang diserap dan diapresiasi tinggi oleh dunia kerja. "Dan menjadi mercusuar bagi SMK lainnya melalui proses transformasi. Ketika SMK PK mencapai suatu level, maka SMK PK diharapkan bisa mengimbaskan praktik-praktik baik yang telah dijalankan dan bisa berbagi sumber daya dengan SMK-SMK yang lain sehingga bisa mewujudkan transformasi SMK yang bisa menjawab kebutuhan SDM saat ini dan masa depan," jelas dia. Saryadi menerangkan, untuk mewujudkan program SMK PK, berbagai aktivitas dan intervensi akan diberikan pada SMK. Mulai dari pembelajaran yang terpusat pada kebutuhan dunia kerja melalui teaching factory yang aktif dan melalui pengembangan SDM yang unggul maupun peningkatan kapasitas lembaga untuk bisa melakukan perencanaan program dan melaksanakan anggaran SMK berbasis refleksi diri. “Kemendikbudristek telah menyeleksi SMK-SMK PK yang sudah sesuai dengan kebutuhan industri. Kepala-kepala sekolah SMK PK telah dilatih, SMK punya infrastruktur yang baik, pemadanan dukungan akan lebih nyaman,” ujar dia. Kemendikbudristek telah membuka pendaftaran Program SMK PK Tahun 2022 bagi SMK di seluruh Indonesia. Sebagai lanjutan, Kemendikbudristek mulai membuka kesempatan bagi industri untuk terlibat pada Program SMK PK Skema Pemadanan Dukungan. Program skema Pemadanan Dukungan itu merupakan terobosan yang dilakukan sebagai lanjutan Program SMK PK sebelumnya. Program itu bertujuan mendorong SMK agar memiliki teaching factory yang aktif, menjadi pusat pembelajaran bagi SMK lain, dan menghasilkan lulusan yang terserap dan diapresiasi baik oleh dunia kerja. Kunci utama dari skema ini adalah kemitraan dengan industri dalam bentuk investasi kepada SMK. Keterlibatan industri pada SMK PK Skema Pemadanan Dukungan akan disertai dengan manfaat yang akan didapatkan oleh industri, baik itu dari industri besar hingga UMKM. Hal ini dilakukan melalui penyelarasan, baik dalam kurikulum, pemagangan, pengakuan kompetensi lulusan, penyediaan pengajaran dari industri, dan lain sebagainya. Penyelarasan kurikulum di SMK dengan kebutuhan dunia usaha dunia industri disebut sebagai hal penting dan bermanfaat. Hal tersebut bisa mempermudah penyelarasan antara industri dan satuan pendidikan vokasi. BACA JUGA Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Klik di Sini Sesuai dengan keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI No. 165/M/2021 tentang Program Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan bahwa SMK Pusat Keunggulan melaksanakan kemitraan link and match secara menyeluruh sesuai kesepakatan dengan dunia kerja. SMK Ma’arif NU 2 Ajibarang sebagai salah satu SMK yang ditunjuk Dirjen Pendidikan Vokasi sebagai SMK Pusat Keunggulan PK berkomitemn untuk melaksanakan program SMK PK. . Menurut Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto, mengatakan bahwa SMK PK perlu melaksanakan link and super macth yaitu 1 kurikulum disusun bersama, 2 pembelajaran berbasis projek riil, 3 guru industri, 4 PKL di industri, 5 sertifikasi kompetensi, 6 update teknologi dan pelatihan bagi guru, 7 riset terapan teaching factory, 8 komitem serapan, serta 9 keterlibatan dunia kerja dengan penyelenggraan pendidikan. . Salah satu program link and super tersebut yaitu penyelarasan kurikulum bersama IDUKA dan praktisi akademik. Penyelarasan kurikulum adalah upaya menyesuaikan kurikulum SMK dengan tuntutan IDUKA yang meliputi kompetensi dan budaya kerja yang berlaku di IDUKA. Tujuan Penyelarasan Kurikulum yaitu agar kurikulum SMK sesuai tuntutan dan budaya kerja yang berlaku di IDUKA, sehingga lulusan SMK memiliki kompetensi dan etos kerja yang sesuai dengan kebutuhan IDUKA. Kegiatan ini dilaksnakan pada tanggal 21-23 Agustus 2021 di ruang Aula SMK MA’arif NU 2 Ajibarang. Peserta diikuti oleh 50 guru dan 17 IDUKA. Penyelarasan kurikulum dilaksanakan secara daring dan luring. “Ada program Tokutei Ginou atau Specified Skilled Workers SSW harus menguasai bahasa Jepang level 4” tutur Mr. Herman melalui video conferent. Sedangkan menurut dosen fakultas kesehatan Universitas Harapan Bangsa Purwokerto Ibu Dr. Rahmaya Nova Handayani, MSc, AIFO mengatakan pentingnya memasukan caracter building dalam kurikulum SMK. . IDUKA yang terlibat penyelarasana kurikulum yaitu LPK Innochi Purwokerto, LPK Amanah Purwokerto, Universitas Harapan Bangsa Purwokerto, PT Pelita Kasih Utama Tangerang, Asosiasi Living Senior Jakarta, Universitas Jenderal Soedirman, PT Insan Medika Yogyakarta, Salma Purwokerto, Apotek Sidowaras Bumiayu, Apotek K24, Apotek Kimia Farma Purwokerto, PNV Chanel Cilacap, Raden Aparrel, Percetakan ABATA, Semedo Manise, Laboratorium Kesehatan Daerah Kab. Banyumas, dan Universitas 17 Agustus Semarang. . Tindak lanjut kegiatan ini merupakan awal indikator bersama antara IDUKA dan diharapkan dapat mewujudkan peran IDUKA dalam revitalisasi SMK yang finalnya adalah lulusan SMK Ma’arif NU 2 Ajibarang terserap oleh IDUKA. . SMKCoECaregiver SMKPusatKeunggulan LPKInnochi LPKAmanah 28/09/2018 Berita 19,385 Lihat Dalam Menyikapi dan menerapkan Inpres Nomor 9 Tahun 2016 dikeluarkan untuk menguatkan sinergi antar pemangku kepentingan dalam merevitalisasi SMK guna meningkatkan kualitas dan daya saing SDM . Harus dilakukan penguatan dan kesatuan pemahaman mulai dari tingkat pusat sampai tingkat daerah dan yang paling penting sosialisasi bagi penyelenggara pendidikan sangat dibutuhkan. Menyempurnakan dan menyelaraskan kurikulum SMK dengan kompetensi sesuai kebutuhan pengguna lulusan Link and Match adalah salah satu programnya. Lalu ada Teaching Factory dengan harapan siswa dapat menghasilkan produk kemudian penerapan metode pembelajaran yang tepat seperti metode DEF Dialog, Edukasi dan Fasilitasi SMK NEGERI 4 JAKARTA berupaya untuk melaksanakan amanat inpres Revitasasli SMK dengan langkah awal mengundang dan bekerja sama dengan Industri dalam melaksanakan sinkronisasi kurikulum atau lebih jauh yaitu penyelarasan kurikulum untuk kelas ini dilaksanakan tangal 19 sd 20 September 2018 di Ruang Multi Media SMK Negeri 4 Jakarta. Kegiatan ini Bertujuan menyempurnakan pengembangan kurikulum yang selaras dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri serta Lembaga Sertifikasi Profesi Sesuai dengan amanat Revitalisasi SMK. Peserta 10 Kakomp SMK N 4 Jakarta, 10 Guru Produktif, Pengurus LSP P1 SMK N 4 Jakarta, 5 Sekolah Aliansi. Dengan nara sumber dari 7 Lembaga Sertifikasi 6 LSP dan 1 LPJK 10 DUDI berskala Nasional. Dalam kegiatan ini hadir juga Kasi SMK Dinas Dikmen Wilayah Adminitsrasi jakarta Utara 2 Bpk Drs. Dudung Durahim,MM,, dan Kasi Bidang Kurikulum Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Bpk. Drs. Wurdono,MM yang sekaligus membuka acara ini. Tindak lanjut kegiatan ini merupakan awal indikator kersama antara DUDI dan diharapkan dapat mewujudkan peran DUDI dalam revitalisasi SMK yang finalnya adlah terbentuknya kelas khusus Industri di SMK N 4 Jakarta. Sinkronisasi penyelarasan kurikulum SMK N 4 Jakarta telah di lakukan dengan link and mtach program kurikulumnya dengan Dunia Usaha/Dunia Industri berskala Nasional serta Lembaga Sertifikasi Profesi P3 . Industri yang bekerjasama sebagai Nara sumber dalam penyelarasan Kurikulum antara lain 1. PT. Panasonic Manufacturing Indonesia 2. PT. Catur Griya Naradipa ,3. PT. Adhi Karya ,4. PT. TOA GALVA INDUSTRY ,5. PT. PLN Persero Pusdiklat ,6. PT . KOMATSU INDONESIA, 7. PT. AUTONICS INDONESIA ,8. 9. PT. AKEBONO ASTRA BRAKE , 10. AUTO 2000 YOS SUDARSO . Sedangkan LSP yang merupakan lembaga penguji untuk sertifikasi siswa yang bisa diakui oleh DUDI antara lain 1. LSP Logam dan Mesin Indonesia, 2. LSP Elektronika Indonesia, 3. LSP Teknik Listrik ,4. LSP LAS ,5. LSP Teknik Otomotif Indonesia , 6. LSP Stickom CKI, 7. LPJK Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi. SMK …Hebat !!! SMK … Bisa !!! SMK N 4 Jakarta …. Paling Bisa !!! News Writer Lunarco Dcaprio › Humaniora›SMK Pusat Keunggulan Perkuat... Program SMK Pusat Keunggulan memungkinkan industri ikut menyusun kurikulum pendidikan vokasi di sekolah. Program ini memperkuat integrasi sekaligus kesempatan bagi sekolah mendapat investasi hingga miliaran rupiah. Oleh TATANG MULYANA SINAGA 3 menit baca KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOLulusan SMK Negeri 4 Surakarta Jurusan Perhotelan bersiap mengikuti uji kompetensi di sekolah mereka di Kota Solo, Jawa Tengah, Senin 12/10/2020.JAKARTA, KOMPAS — Program SMK Pusat Keunggulan memperkuat integrasi pendidikan vokasi dengan industri. Industri terlibat dalam penyelarasan kurikulum sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Sementara sekolah mendapatkan investasi minimal Rp 200 juta per tahun untuk mendukung berbagai SMK diperbolehkan bermitra dengan lebih dari satu industri. Investasi dari industri dapat berupa dana tunai untuk memenuhi keperluan pembelajaran, seperti pengembangan sarana dan prasarana, praktik kerja lapangan, pelatihan guru, teaching factory, praktisi pengajar atau guru tamu, dan penyesuaian kurikulum. SMK Pusat Keunggulan Skema Pemadanan Dukungan PK SPD tersebut akan dipilih langsung oleh industri. Sementara Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek juga memadankan investasi dengan nilai serupa. Namun, plafon investasi dari Kemendikbudristek dibatasi Rp 3 miliar per juga Tantangan Pendidikan Vokasi Menghadirkan SolusiKOMPAS/EDDY HASBYSiswi salah satu SMK Surabaya tengah belajar di laboratorium Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia P3GI Pasuruan, Jawa Timur, Rabu 13/03/2019.”Kurikulum operasional sekolah akan diwarnai oleh masukan dari industri yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Pelaksana Tugas Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Saryadi dalam diskusi media peluncuran Program SMK PK SPD 2023 di Jakarta, Jumat 2/12/2022.Pada 2022, program ini melibatkan 373 SMK dan 349 industri dengan investasi sebesar Rp 439,25 miliar. Dengan begitu, rata-rata investasi setiap sekolah sekitar Rp 1,18 pendaftaran SMK dan industri pada 2023 berlangsung pada 17 November 2022 sampai 15 Januari 2023. Kurasi dan valuasi kerja sama dijadwalkan pada Januari–Februari Pusat Keunggulan Skema Pemadanan Dukungan PK SPD tersebut akan dipilih langsung oleh industri. Sementara Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek juga memadankan investasi dengan nilai serupa. Namun, plafon investasi dari Kemendikbudristek dibatasi Rp 3 miliar per sekolahSementara pelaksanaan program berlangsung selama Maret–Desember 2023. Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui laman Program ini juga bekerja sama dengan pemerintah juga Manifestasi Revitalisasi Pendidikan VokasiDirektur SMK Kemendikbudristek Wardani Sugiyanto menuturkan, pihaknya menargetkan program SMK PK SPD 2023 menjangkau minimal 250 sekolah. ”Program ini memperkuat integrasi sekolah vokasi dengan industri,” menyebutkan, SMK yang dipilih mengikuti program tersebut tersebar di 34 provinsi. Sekolah itu diharapkan menjadi katalis dan percontohan bagi SMK lainnya di daerah MULYANA SINAGAPerwakilan Konsorsium Pengusaha Peduli Vokasi Primadi Serad kanan menghadiri diskusi media peluncuran Program SMK Pusat Keunggulan Skema Pemadanan Dukungan PK SPD 2023 di Jakarta, Jumat 2/12/2022.”Kolaborasi dengan industri sangat penting agar kurikulum tidak sekadar ada, tetapi terhubung dengan dunia kerja. Jadi, industri terlibat sejak awal. Harapan jangka panjangnya juga untuk mengatasi masalah pengangguran,” berkualitasPerwakilan Konsorsium Pengusaha Peduli Vokasi, Primadi Serad, mengatakan, pihaknya meyakini pendidikan vokasi menjadi salah satu jalan agar Indonesia tidak terjebak dalam status negara berpendapatan menengah. Dengan meningkatkan kompetensi atau keahlian, pendapatan lulusan SMK diharapkan meningkat sehingga bisa mendongkrak daya beli masyarakat.”Betul, kami memang butuh sumber daya manusia dari lulusan SMK. Tetapi, industri juga tidak bisa menampung semua lulusan. Jadi, tujuan utamanya bagaimana menciptakan SDM berkualitas,” itu fokus pada pengembangan vokasi di bidang ekonomi kreatif, perhotelan, pengasuhan, dan kesenian. Sebab, bidang-bidang itu berpotensi membuka lapangan kerja dalam jumlah juga Penguatan SMK Pusat Keunggulan untuk Dongkrak KualitasKOMPAS/RIZA FATHONIPeserta mengikuti kontes keterampilan teknik sepeda motor bertajuk Astra Honda Skill Contest AHSC for Vocational School 2018 di SMK Mitra Industri MM 2100, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa 16/10/2018. ”Kami menyadari hasil investasi di pendidikan vokasi tidak bisa langsung terlihat bulan depan. Perkiraan kami, paling cepat 3-4 tahun. Semuanya butuh proses, mulai dari penyusunan kurikulum, pelatihan guru, hingga dukungan sarana dan prasarana yang memadai,” SMK Jaya Buana, Tangerang, Banten, Aan Angsori, mengatakan, program SMK PK SPD diharapkan meningkatkan intensitas siswa belajar di industri. Dengan demikian, lulusan SMK lebih siap masuk ke dunia kerja.”Sebenarnya ini saling menguntungkan. Siswa punya pengalaman di industri, sementara perusahaan bisa menghemat biaya,” katanya. Jakarta Samsung bersama dengan Kementerian Agama bersatu untuk membantu mendorong kualitas pendidikan Madrasah. Mereka ingin memberikan menjadikan anak-anak Indonesia lebih awas terhadap teknologi, dan bisa memanfaatkan teknologi agar bisa memberikan dampak positif bagi diri sendiri dan untuk negara. Seperti yang diketahui juga, anak muda merupakan ujung tombak dari transformasi digital di Indonesia, dan mereka juga menjadi penentu untuk mencapai target ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Jadi, Samsung dan Kementerian Agama ingin mewujudkan hal itu dengan mendorong kualitas atau mutu pendidikan Madrasah. Namun, sangat disayangkan bahwa pengangguran terbesar di Indonesia justru datang dari anak muda. Hal ini dikutip dari data BPS, anak muda yang menganggur ada pada usia 15 hingga 24 tahun. Dari lulusan SMA terdapat 8,57% yang menganggur di Indonesia, dan 9,42% datang dari lulusan SMK. Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini? Mereka mengungkapkan bahwa ini bisa terjadi karena adanya kesenjangan antara kompetensi yang mereka dapatkan di sekolah. Ilmu-ilmu yang diberikan di sekolah sangat berbanding terbalik dengan keterampilan yang dibutuhkan pada abad 21, terkhusus pada bidang industri. “Melihat Isu ini, Samsung tentu tidak ingin tinggal diam. Dengan adanya keunggulan dalam bidan teknologi, kami ingin berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat dengan inisiatif sosial yang berfokus pada pengembangan pendidikan dan komunitas,” jelas Simon Lee, President Samsung Electronics Indonesia. “Lebih dari siswa, dan guru, serta lebih dari sekolah dan madrasah sudah menerima manfaat dari beberapa program pendidikan dari Samsung,” lanjutnya terkait program pendidikan yang digerakkan oleh Samsung. Sebagai komitmen untuk memberdayakan siswa madrasah untuk masa depan mereka. Samsung dan Kementerian Agama RI jalankan program Samsung Digital untuk Indonesia. Mereka akan lakukan penyelarasan kurikulum yang relevan. Kemudian, mereka juga akan mengembangkan proses belajar mengajar yang memanfaatkan keunggulan elektronik, serta meningkatkan kompetensi guru dan siswa. “Di tengah meningkatnya animo masyarakat yang mempercayakan pendidikan anak-anaknya di Madrasah, kita harus memberikan respon dengan menghadirkan teknologi pendidikan yang sesuai dengan perkembangan zaman,” ucap Muhammad Ali Ramdani, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia. “Dengan hadirnya teknologi diyakini akan mampu mendorong pendidikan secara efektif dan efisien. Kerjasama dengan Samsung menjadi sebuah langkah strategis untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu pendidikan Madrasah di Indonesia,” lanjutnya. Melalui kerja sama yang akan berlangsung hingga 2025, Samsung dan Kementerian Agama RI akan mendorong partisipasi dari semua tingkatan Madrasah untuk program Samsung Smart Learning Class. Madrasah Aliyah MA dan Madrasah Aliyah Kejuruan MAK dalam menerapkan program-program Samsung Innovation Campus SIC dan Samsung Solve for Tomorrow SSFT. Melalui kerja sama ini, sangat diharapkan untuk pendidikan madrasah mampu untuk menemukan momentum peningkatan dari kualitas pendidikan. Madrasah yang memiliki kurikulum dan pembelajaran yang bermutu dan relevan serta selalu memanfaatkan perkembangan zaman, guru berkompetensi tinggi, dan siswa yang diperlengkapi dengan keterampilan abad 21 sehingga memiliki daya saing yang tinggi. Chrristopher Louis

penyelarasan kurikulum smk dengan industri